Kios-kios Mengganggu Layanan Publik di Pamotan

IMG-20170301-WA0002Setelah berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun absen menulis di blog Gerbang, akhire saya memberanikan diri menulis lagi di sini hehe…

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya pulang ke kampung saya Pamotan.

Minggu kemarin saya pulang ke rumah dengan niat melepas kangen dan noltalgila mengenang masa lalu…ciye…ciye… tapi ladhalah… yang saya dapet malah pengalaman agak kurang mengasyikkan.

Pas di rumah kebetulan saya mendapat kabar kalo salah satu teman saya dirawat di Puskemas Pamotan. Saya pun pergi menjenguknya ke Puskesmas dengan naik sepeda motor. Karena sudah agak lama tidak pernah ke Puskesmas saya agak lupa ancer-ancer gerbang masuknya dan tidak melihat plang/papan nama Puskemas sehingga betul akhirnya saya kelewat kebablasan sampai di utara puskesmas. Kalo dari arah selatan ternyata bangunan Puskesmas itu tidak kelihatan dari jalan karena tertutup beberapa kios jualan yang berdiri tepat di depan pagar bangunan Puskesmas yang baru dibangun begitu megahnya tapi sayang kok tidak kelihatan dari depan, bahkan plang papan namanya pun tidak terbaca karena tertutup kios-kios itu.

Saya pun masuk dan menjenguk teman saya. Saya juga cerita kalo tadi pas mau masuk sampe puter balik karena kelewatan tidak melihat gedung Puskesmas. Eh ternyata teman saya menanggapi bahwa memang kios-kios itu mengganggu dan katanya sudah pernah ada Surat Edaran penertiban dari yang berwenang, tetapi begitu tidak ada tindak lanjut dari surat tersebut malah banyak yang berlomba-lomba membangun kios-kios itu. Dia juga menginformasikan bahwa pihak Puskesmas pernah melayangkan surat ke Bupati menyoal kios-kios yang berdiri di tanah Puskesmas. Pihak Pemda Rembang juga sudah mengundang para pemilik kios-kios itu untuk bermusyawarah dengan difasilitasi oleh Kantor Kecamatan Pamotan tetapi tidak ada satu pun para pemilik kios itu yang hadir memenuhi undangan tersebut.

Saya rasa bukan hanya saya saja yang mengalami kejadian kebablasan karena tidak melihat bangunan Puskesmas yang tertutup kios-kios itu. Setelah saya pulang ke rumah, saya jadi kepikiran dengan cerita teman saya tentang kios-kios di depan Puskesmas itu. Ternyata masih banyak warga/dulur-dulur Pamotan yang memanfaatkan fasilitas publik dengan seenaknya demi keuntungan pribadi sehingga sangat mengganggu padahal sudah ada plang larangan mendirikan bangunan di tanah milik negara. Akibat gangguan ini, Puskemas tidak bisa secara maksimal memberikan layanan publik.

Sebagai warga Pamotan, saya berharap pihak yang berwenang bisa menertibkan kios-kios yang berdiri tanpa izin di wilayah yang mengganggu pelayanan publik seperti Puskesmas. Jangan sampai karena kepentingan pribadi, hak masyarakat untuk untuk mendapatkan layanan publik Puskemas menjadi terganggu dan dikorbankan. Tentunya ini tidak hanya harapan saya pribadi saja, saya yakin banyak warga Pamotan yang berharap sama seperti saya.

IMG-20170301-WA0001

IMG-20170301-WA0004

IMG-20170301-WA0003

IMG-20170301-WA0000

Tentang Amix

Sudah menulis 66 artikel di blog ini.

Dipanggil Amix oleh keluarga dan teman-temannya. Pendiri sekaligus Admin Komunitas Blogger Rembang. Cuman iso copy paste terus edit-edit sithik kanggo Rembang.

One Response to Kios-kios Mengganggu Layanan Publik di Pamotan

  1. Mas hosting dimana kalau boleh tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge
[+] parampaa emoticons by masova, Edited by loewyi Modified from nartzco